Featured Posts

Conte Tak Harapkan Nasib Juve Seperti Inter Turin. Meski skuad La Vecchia Signora telah berhasil menjadi juara di Liga Italia selama dua musim secara beruntun, manajer Juventus Antonio Conte mengharapkan bahwa klub yang  tengah ditanganinya tersebut...

Read more

Allegri: Saya Hanya Minum Kopi Bersama Galliani Milan. Manajer AC Milan, Massimiliano Allegri pada hari ini tengah melakukan pertemuan terhadap Wakil Presiden Rossoneri Adriano Galliani yang berlangsung selama kurang lebih satu jam. Pada waktu diberi...

Read more

Del Piero Nasihati Juventus Soal Liga Champions Turin. Langkah yang telah diambil oleh skuad La Vecchia Signora dalam kompetisi di ajang Liga Champions pada musim kali ini hanya dapat bermain sampai babak perempat final saja. Eks pemain bertalenta skuad...

Read more

Kembali Alami Cedera, Goetze Diprediksi Absen Dortmund. Mario Goetze yang tengah dihantam berita yang kurang menguntungkan yaitu berhubungan dengan cedera yang kembali menghampiri dan dapat dikatakan bisa menjadikan peluang untuk dapat bermain di...

Read more

Terkait Jovetic, La Viola Belum Dikontak The Gunners Florence. Sejalan dengan timbulnya ketidakpastian mengenai masa depan dari salah satu pemain di skuad La Viola bernama Stevan Jovetic, muncul berita yang mengaitkannya dengan skuad The Gunners. Akan tetapi...

Read more

  • Prev
  • Next

Conte Tak Harapkan Nasib Juve Seperti Inter

Category : Pertandingan Bola

Turin. Meski skuad La Vecchia Signora telah berhasil menjadi juara di Liga Italia selama dua musim secara beruntun, manajer Juventus Antonio Conte mengharapkan bahwa klub yang  tengah ditanganinya tersebut dengan membangun kekuatan di timnya. Hal itu disebabkan bahwa dirinya tidak menginginkan bahwa skuad Si Nyonya Tua mempunyai nasib seperti rival sekota AC Milan yaitu skuad Internazionale.

Inter Milan yang telah meraih keberhasilan besar selama dinahkodai oleh manajer Real Madrid sekarang ini yaitu Jose Mourinho dengan berhasil meraih treble pada musim 2009/2010 silam. Setelah itu kemampuan yang dimiliki oleh Inter Milan mengalami penurunan dalam kurun waktu selama tiga musim berikutnya.

Terlebih lagi untuk musim 2012 hingga 2013 kali ini, Inter Milan telah mengalami musim yang paling buruk di dalam sepanjang sejarah klub tersebut didirikan. Mereka telah mengakhiri musim kali ini dengan menempati peringkat sembilan di kalsemen Serie A Italia dengan catatan telah menelan sebanyak 16 kali kekalahan.

Antonio Conte yang mengetahui secara betul apa yang telah menjadikan kubu Inter Milan dapat mengalami penurunan kemampuan yang dimiliki oleh tim. Tak ada regenerasi pemain yang berada di dalam skuad dikarenakan pemain seperti Javier Zanetti yang masih menjadi pemain andalan bagi Inter Milan. Di tambah lagi Nerazzurri di sepanjang musim kali ini tengah dihantam badai cedera yang menimpa hampir sebagian pemain hebatnya yang mencapai 15 pemain.

Oleh sebab itu manajer Juve Antonio Conte tetap meminta kepada para petinggi kubu La Vecchia Signora untuk tidak berhenti membangun kekuatan yang dimiliki oleh tim.

Seperti yang dilansir salah satu media di Italia, Antonio Conte menjelaskan bahwa pihaknya harus tetap menambah kekuatan yang ada dalam tubuh Juventus. Pihaknya memerlukan sejumlah pemain untuk terus menambah kekuatan dalam tim, pihaknya tidak perlu untuk terus memperoleh kemeangan supaya timnya dapat berkembang. Hal itu dikarenakan tidak dapat terus memperoleh kemenangan tanpa harus menambah kekuatan ataupun melakukan pembenahan dalam kubu tim.

Sebagai salah satu contoh yaitu dalam kubu Inter Milan yang berhasil memenangi treble. Mereka telah berhasil memenangkan semuanya di musim tersebut, dan hal tersebut merupakan performa puncak namun mereka tidak membangun sama sekali.

Allegri: Saya Hanya Minum Kopi Bersama Galliani

Category : Jadwal Sepakbola

Milan. Manajer AC Milan, Massimiliano Allegri pada hari ini tengah melakukan pertemuan terhadap Wakil Presiden Rossoneri Adriano Galliani yang berlangsung selama kurang lebih satu jam. Pada waktu diberi pertanyaan seputar pertemuan yang telah dilakukannya, Massimiliano Allegri memberikan jawaban bahwa pihaknya dengan Adriano Galliani hanya minum kopi bersama.

Masa depan dari sang pelatih yang telah cukup lama di Milan tersebut akhir – akhir ini sedang banyak dispekulasikan, bersama skuad AC Milan disebutkan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan jasa pelatih Massimiliano Allegri lagi di musim mendatang.Sejumlah berita yang beredar terlebih lagi menyebutkan bahwa sang pelatih Massimiliano Allegri akan berpindah klub untuk menangani skuad I Giallorossi dimusim mendatang.

Hanya saja pihak petinggi skuad AC Milan tersebut belum mau memberikan konfirmasi mengenai kabar yang telah beredar luas tersbeut. Beberapa waktu kemarin, Orang nomor satu di AC Milan Silvio Berlusconi sempat memberikan penjelasan bahwa manajer Milan Massimiliano Allegri akan hijrah ke AS Roma di musim mendatang untuk menangani klub tersebut.

Akan tetpai ucapan yang sempat terlontar dari mulut sang Presiden Silvio Berlusconi tersbeut dipercaya hanya sebagai bentuk sarkasme dikarenakan merasa lelah pihaknya dihujani banyak sekali pertanyaan yang berhubungan dengan manajer Milan Massimiliano Allegri untuk kedepannya.

Pada hari Rabu untuk waktu setempat, manajer AC Milan Massimiliano Allegri tengah melakukan pembicaraan dengan Wakil Presiden skuad AC Milan Adriano Galliani di markas skuad AC Milan. Dari laporan yang diberitakan oleh Football Italia, manajer Massimiliano Allegri datang ke Via Turatti tersebut pada pukul 9.3 dan kemudian meninggalkan tempat tersebut pada waktu telah menunjukkan pukul 11.15, sebelum akhirnya dirinya dikerubungi oleh pihak jurnalis untuk dimintai keterangan terkait pertemuan yang dilakukannya terbseut.

Saat ditanyai seputar pertemuannya, Allegri hanya memberikan jawaban bahwa dirinya tidak memiliki berita sama seklai, pihaknya hanya minum kopi bersama dengan sang Wakil Presiden AC Milan Adriano Galliani.

Dari pihak media berspekulasi bahwa Massimiliano Allegri diprediksi telah diberi tahu bahwa dirinya akan diberhentikan dari kiprahnya sebagai manajer di AC Milan. Pertemuan tersebut hanya membicarakan emngenai kompensasi yang nantinya akan diterimanya.

Del Piero Nasihati Juventus Soal Liga Champions

Category : Game Sepakbola

Turin. Langkah yang telah diambil oleh skuad La Vecchia Signora dalam kompetisi di ajang Liga Champions pada musim kali ini hanya dapat bermain sampai babak perempat final saja. Eks pemain bertalenta skuad Si Nyponya Tua yang bernama Alessandro Del Piero mengatakan yang berkaitan dengan apa yang sekarang ini sebenarnya sedang diperlukan oleh tim yang sempat diperkuatnya beberapa waktu lalu tersebut supaya menjadi klub jawara.

Alessandro Del Piero yang sekarang ini tengah merumput di zona Australia dengan emperkuat skuad Sydney FC, sekarang ini berada di kota Turin untuk mengikuti sebuah pameran yang berhubungan dengan fotografi yang didedikasikan untuk masa depan dirinya selanjutnya.

Sari situ, pemain yang sekarang telah berusia 38 tahun tersebut sempat menjadi ikon publik di kota Turin pada waktu dirinya masih menyandang status pemain Bianconeri dalam kurun waktu selama tahun 1993 hingga 2012 tersebut mengatakan terkait sepak terjang kubu La Vecchia Signora di sepanjang musim kali ini.

Hal yang pertama kali yaitu Alessandro Del Piero membicarakan bahwa mengapa dirinya absen di dalam laga pada waktu Juventus berlaga  dan juga merayakan kemenangan scudetto yang berhasil diraih oleh Juventus di musim kali ini  dalam ajang Serie A.

Seperti yang dipaparkannya terhadap Football Italia bahwa dirinya tidak dapat masuk ke dlaam stadion pada waktu pertandingan dan juga perayaan kemenangan yang berhasil dicapai. Hal itu dikarenakan dirinya tidak memperoleh tiket untuk menyaksikan pertandingan tersebut.

Del Piero menambahkan bahwa pihaknya telah mengikuti kemajuan dari Juventus dari Australia dan dirinya merasa sangat gembira akan peraihan scudetto yang berhasil diamankan yang merupakan scudetto yang kedua kalinya secara beruntun. Hal tersebut merupakan sebuah pencapaian yang bagus dan juga penampilan yang sangat fantastis.

Pemain yang sempat menjuarai Liga Champions di tahun 1995/1996 tersebut bersama La Vecchia Signora tersebut kemudian membicarakan mengenai kegagalan yang diraih oleh mantan klubnya tersebut guna menjembatani kekurangan dalam klub dengan klub besar yang ada di Eropa sekarang ini. Namun untuk dapat menjadi juara di ajang Liga Champions, tak Cuma dibutuhkan oleh pemain hebat dan juga sebuah klub yang bagus, namun juga perpaduan pemain yang tepat.

Kembali Alami Cedera, Goetze Diprediksi Absen

Category : Game Bola

Dortmund. Mario Goetze yang tengah dihantam berita yang kurang menguntungkan yaitu berhubungan dengan cedera yang kembali menghampiri dan dapat dikatakan bisa menjadikan peluang untuk dapat bermain di partai final di ajang Piala Championsyang makin sedikit kesempatannya.

Goetze yang telah beberapa kali tidak ikut memperkuat timnya Dortmund semenjak pertandingan di putaran kedua dalam babak semifinal saat berhadapan dengan kubu Real Madrid beberapa waktu kemarin. Dirinya mengalami cedera pada bagian pahanya dan menjadikan dirinya untuk diragukan bermain dalam pertandingan di partai final saat menghadapi Bayern Munich.

Akan tetapi seiring berhadapan dengan berjalannya waktu, kondisi dari Goetze makin membaik dan dirinya pun telah mengikuti serangkaian pelatihanbersama dengan rekan – rekan yang lainnya bersama skuad Dortmund. Hal itu sangat nampak bahwa Goetze berharap sekali untuk ikut bermain dikarenakan pertandingan yang dilakukan di Wembley pada tanggal 25 Mei mendatang, oleh sebab itu merupakan penampilan pamungkas bagi Die Borussen sebelum hijrah ke Bayern dalam bursa transfer musim panas mendatang.

Akan tetapi sangat disayangkan bahwa harapan tersebut dapat sirna sepenuhnya dikarenakan pesepakbola yang berusia 20 tahun tersbeut memperoleh cedera berupa hamstring  pada waktu menjalani latihan awal di minggu kali ini. Dirinya kemudian langsung memperoleh sebuah perawatan yang dilakukan oleh serangkaian tim medis dari pihak klub.

Beleum diketahui mengenai seberapa series cedera yang dihadapi oleh Goetze kemungkinan akan berdampak pada keikutsertannya dalam pertandingan, terdapat peluang yang besar bagi Goetze untuk dipaksa harus absen memperkuat skuad Dortmund dalam pertandingan di dalam partai final nantinya.

Seperti yang diungkapkan oleh Direktur Umum skuad Dortmund yang bernama Michael Zorc terhadap Bild bahwa Mario Goetze telah merasakan sesuatu yang tak wajar lagi pada cedera hamstring yang dialaminya. Hal itulah mengapa sang pemain kemudian menghentikan sesi latihan yang  sedang dilakukannya. Piaknya masih belum mengetahui tingkat seberapa serius cedera yang tengah dialami oleh sang pemain dan apakah Mario Goetze masih merasakan sakit akibat cedera yang tengah dialaminya.

Terkait Jovetic, La Viola Belum Dikontak The Gunners

Category : Artikel

Florence. Sejalan dengan timbulnya ketidakpastian mengenai masa depan dari salah satu pemain di skuad La Viola bernama Stevan Jovetic, muncul berita yang mengaitkannya dengan skuad The Gunners. Akan tetapi skuad La Viola menuturkan bahwa pihaknya belum ada kontak sama sekali dengan skuad The Gunners.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa Presiden skuad La Viola bernama Andrea Della Valle merasa pesimis untuk tetap mempertahankan pemain yang berasal dari Montenegro tersebut yang sekarang ini usianya mencapai 23 tahun setelah musim panas nanti.

Hal tersebut terdapat kaitannya dengan penma[pilan bagus yang diperlihatkan oleh Stevan Jovetic dalam permainannya dan kemudian mengundang minat dari sejumlah klub elite di Eropa. Kenyataan yang mengatakan bahwa skuad La Viola tidak akan bermain di ajang Liga Champions yang telah menjadikan Stevan Jovetic diprediksi tengah tergiur dengan penawaran yang diberikan oleh klub yang memang pihaknya akan ikut bermain di dalam kompetisi paling atas dalam kompetisi antarklub di Eropa tersebut.

Nama dari kubu The Gunners kemudian disebutkan menjadi klub yang paling depan untuk memperleh tanda tangan dari Stevan Jovetic. Pihak perwakilan dari pemain yang bersangkutan tersebut bahkan dikabarkan telah berada di London guna mendiskusikan  mengenai masalah kepindahanya. Padahal seperti yang telah dikemukakan oleh Direktur Olahraga kubu La Viola yaitu Daniele Prade  tak demikian.

Seperti yang diungkapkan oleh Prade dalam media Italia bahwa di dalam penilaian Prade, manajer Arsenal Arsene Wenger tidak mempunyai minat untuk menggunakan servis Jovetic, hal itu dikarenakan pihaknya belum berkaitan dengan pihaknya.

Prade menambahkan bahwa pilihan terhadap skuad The Gunners tidaklah eksis, situai yang akan diurusi secara langsung oleh orang nomor satu di klub dan juga pihaknya terdapat di sana untuk menyaksikan apa yang nantinya akan terjadi. Pastinya pihaknya akan merasa sangat senang bila Stevan Jovetic mengambil keputusan untuk bertahan dengan pihaknya.

Pada waktu diberikan pertanyaan mengenai apakan skuad La Viola telah berkomunikasi dengan skuad La Vecchia Signora yang berkaitan dengan kemungkinan akan kepindahan Stevan Jovetic, Prade pun menepisnya.

Arsenal belum Tawar Jovetic

Category : Pertandingan Bola

Klub asal Inggris Arsenal nampaknya belum menyerah untuk mendapatkan pemain baru lagi di musim ini, mereka kini dikabarkan akan memboyong pemain depan andalan Fiorentina Stevan Jovetic untuk musim depan, namun hal ini ditegaskan oleh sang pemilik klub yang mengatakan jika sejauh ini belum ada konfirmasi dari Arsenal mengenai hal ini.

 Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Klub yang menyatakan jika memang benar Arsenal ialah salah satu tim yang paling gencar mengincar pemain asal Montenegro ini, namun sang Presiden mengatakan jika dirinya membenarkan jika Arsenal meamng belum pernha mengajukan tawaran untuk Jovetic musim ini.

 Seeprti yang diketahui, Jovetic merupakan Striker yang telah lama diincar oleh Arsenal, ia merupakan salah satu Striker tangguh di Liga Seri A Italia saat ini, kini Jovetic sendiri juga tengah bimbang berada di Fiorentina karena itulah dirinya dikabarkan akan meninggalkan tim ini untuk bergabung dengan tim lainnya di Luar Liga Seri A Italia.

 Kegagalan Fiorentina masuk ke LIga Champions lah yang nampaknya membuat pemain muda Stevan Jovetic ini mengaku bimbangh pasalnya dirinya memimpikan untuk bisa bermain di Liga Champions musim ini bersama timnya, namun akhirnya kegagalan ini nampaknya akan membuat Jovetic tak menutup kemungkinan akan meninggalkan La Viola.

 Bak gayung bersambut, Arsenal yang mendengar kabar ini langsung ambil sikap, mereka telah menyatakan memang meminati Jovetic ini dan akan menajdi prospeknya di musim depan nanti. Namun memang belum ada tawwaran secara resmi dari Arsenal.

Jovetic sendiri nampaknya juga tak akan menutup kemungkian seandainya ia di minati dan ditawar secara resmi oleh klub asal London tersebut, pasalnya kini Arsenal telah berhasil masuk ke Liga Champions musim depan, hal inilaha yang nampaknya akan menajdi pertimbangan bagi Jovetic.

“Jovetic nampaknya akan tetap pergi karena tim ini tak tampil di Champions musim depan. Kami harus siap akan hal itu” tutur Sang Presiden klub.

“ Namun untuk saat ini belum ada tawaran resmi termasuk dari Arsenal. Ini baru rumor saja” tegasnya.

Conte : Juventus Tak Boleh Seperti Inter

Category : Jadwal Sepakbola

Manajer Juventus Antonio Conte mengatakan jika dirinya akan tetap membuat timnya bisa lebih semakin baik kedepannya setelah mere berhasil meraih dua Scudetto secara ebruntun di dua musim ini, untuk itulah ia tak ingin Agar timnya menjadi sepeti Inter Milan yang saat ini mengalami nasib buruk terseok- seok di ajang Liga Seri A Italia.

Seperti diketahui, Intyer Milan sempat merajai Seri A Italia setelah mereka berhasil mendatangkan pelatih terbaik dunia saat ini Jose Mourinho ke Giuseppe Meazza bahkan dengan tangan dingin Mou, Inter akhirnya berhasil mencetak sejerah di Liga Seri A Italia dengan berhasil menjuarai tiga kejuaraan sekaligus di musim 2009-2010.

 Namun kini kejayaan sertã  kenangan manis tersebut berubah Drastis, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir setelah mereka di tinggla oleh sang Spesial One, akhirnya Inter tak mampu lagi berbuat banyak setelah mereka gagal mempersembahkan gelara dalam tiga tahun ini, Dan mengalami penurunan permainan yang pesat.

 Lebih Tragis lagi ialah di musim ini, Inter secara mengejutkan hanya mampu menempati urutan ke tujuh klasemen akhir musim ini setelah mereka tampil buruk di dalam paruh kedua musim ini di Liga Seri A. permainan Inter cenderung gampang ditebak oleha para rivalnya, Dan hasil ini tentunya sangat memalukan bagi TIM sekelas Dan sebesar Inter Milan karena musim ini mereka gagal melaju ke kompetisi Eropa musim depan.

 Hal inilah yang menjadi acuan Conte untuk tidak menyepelekan kondisi timnya saat ini, Conte juga mengatakan kepada anak asuhnya Agar tak etrlalu jumawa dengan dua gelar dalam dua musim beruntun ini, mereka lebih baik tetap rendah diri Dan bagaimana caranya mencari solusi untuk bisa membuat Juventus selalu konsisten di musim depan.

“ Kami memang Juara, namun kami akan terus memperbaiki TIM ini Dan tentunya tak boleh meremehkan kondisi klub ini sekecil apapun” tutur Conte.

“ Kami akan tetap membangun TIM ini untuk beberapa musim kedepan, Dan kami tak Ingin Juve seperti Inter” tegasnya.

Bonera Bertahan, Ambrosini Cabut

Category : Game Sepakbola

Pemain belakang AC Milan Daniel Bonera akhirnya bisa bernafas lega setelah keinginannya untuk bisa kembali memperpanjang kontrak dan ebrmain lagi di Milan untuk musim depan akhirnya terwujud. Bonera akhirnya mendapatkan kontrak baru di AC Milan selama satu tahun kedepan untuk menambah kontrak sebelumnya.

 Kontrak Bonera memang akan berakhir di bulan juni nanti, dirinya sebenarnya kecewa kontraknya akan segera habis karena diirinya masih ingin terus bermain bersama AC Milan untuk beberapa musim kedepan, kini keinginannya terwujud dan dirinya mengaku sangat senang akan hal ini dan ia mengaku ini merupakan hal yang membuatnya bahagia.

“ Aku sebenarnya ingin memperkuat Milan lebih lama lagi, Namun aku hanya diberi kontrak semusim lagi disini dan aku menerimanya” tutur Bonera.

“ Ini sebenarnya agak sedikit mengecewakan bagiku karena hanya mendapatkan kontrak setahun, namun aku akan ikhlas menerimanya dan ini sudah membuatku senang”

“ aku akhirnya bisa kembali memperkuat tim ini untuk semusim lagi apalagi tim ini ebrhasil melaju ke Liga Champions musim ini, ini tentunya akan sangat menyenangkan” tambahnya.

 Berbeda dengan nasib baik yang dialami Bonera, hal yang tak membhagian justru dirasakan oleh Milan setelah Pemain sekaligus kapten tim mereka Massimo Ambrosini dikabarkan tak akan memperpanjang kontraknya lagi di Milan, Ambrosini mengatakan jika dirinya akan pergi dari tim ini untuk bisa mencari pengalaman baru sebelum dirinya nanti pensiun.

 Ambrosini sendiri telah cukup lama membela tim ini dan banyak gelar yang telah ia raih bersama tim AC Milan ini, kini usianya sudah mencapai 35 tahun dan sangat tua untuk ukuran pemain sepakbola, untuk itulah Ambrosini sadari diri dan dirinya ingin mengakhiri masa kerja di Milan karena kontraknya akan habis di JUni nanti.

“ Aku telah mendapatkan apa yang ku inginkan di Milan, kini usiaku sudah 35 tahun dan rasanya aku harus memberikan kesempatan bagi pemain mdua disini” tutur Ambrosini.

“ Aku akan pergi dari Milan untuk mencari pengalaman baru” tegasnya.

Guendogan Bintang baru di Dortmund

Category : Uncategorized

Gelandang elegan milik Borussia Dortmund Guendogan disebut- sebut akan menjadi salah seorang pemain Legenda di tim Borussia Dortmund, kemampuannya mengawal ini tengah Dortmund dalam beberapa musim belakangan ini banyka mendapatkan pujian dari para rekan setimnya dan juga pelatih Dortmund Juergen Klopp.

 Pemain yang mempunyai keturuan dari orang Turki ini memang namanya masih agak asing bagi para penikmat sepak bola saat ini yang lebih sering mendengar nama Gozte dan Lewandowski di Dortmund, namun peran anaka muda ini tak bisa disepelekan begitu saja, ia mampu menunjukkan kemampuan yang ia miliki adalah bukan semata- mata keberuntungan saja.

 Kesuksesannya menjalankan tugas di sector lapaangan tengah yang merupakan sosok Vital sebuah klub sepakbola mampu ia jalankan dengan baik, bahkan dirinya tak banyak orang mnegetahui jika pemain ini punya skill dan juga visi bermain yang sangat baik dan akhirnya bisa menjadikan Dortmund seperti sekerang ini.

Guendogan berhasil mengambil alih peran gelandang jangkar yang semapt dipegang oleh Nuri Sahin sebelum sahin akhirnya pindah ke Liverpool dan juga Madrid, ia mampu menjalankannya dengan baik. Guendogan mempunyai jelajah yang cukup luas dalam setiap permainannya dilapangan yang membuat Lini tengah Dortmund semakin tangguh.

 Guendogan juga tak minder bertarung dengan para gelandang dunia yang pernah menjadi lawan mereka, bsia dilihat peran Guendogan saat Dortmund berhasil melaju kepartai puncak Final Liga Champions musim ini, ia juga tak gentar ebrdual dengan para gelandang tangguh Real Madrid saat kedua tim ini bertarung di babak Semifinal yang berhasil dimenangkan Dortmund dengan agregat 4-3.

Hal inilah yang membuat Guendogan kini menjadi salah satu bintang masa depan di Dortmund, dengan semakin baiknya penampilannya di lini tengah maka Dortmund juga pastinya akan membaik penampilannya, dan juga dirinya diapstiakn akan diincar oleh para klub top Eropa seiring dengan penampilannya yang sangat memukau dalam beberapa tahun ini apalagi jika Dortmund mampu jadi jawara Liga Champions nanti pastinya nama Guendogan akan menajdi pemain yang paling dicari.

Jalan Terjal Bayern ke Partai Puncak

Category : Uncategorized

Bayern Munich akhirnya berhasil kembali untuk tampil dilaga puncak Final Liga Champions musim ini yang nantinya akan digelar di Stadion Wembley, Inggris. Ini merupakan Final kedua kalinya untuk klub Bavaria ini setelah musim lalu juga berhasil masuk ke babak Final namun dilaga Final mereka kalah adu penalty dengan Chelsea.

Kini Lawan yang akan dihadapi dilaga puncak ini tak kalah garang, mereka adalah rival dan juga seteru mereka di Bundesliga Jerman yakni Borussia Dortmund, inilah pertama kalinya dalam sejarah pergelaran Liga Champions Eropa mempertemukan dua klub wakil dari Bundesliga jerman, ini pastinya akan menampilkan laga yang sangat Seru di partai puncak ini.

Langkah Bayern ke Babak Final tidaklah mulus, mereka tergabung dalam sati grup di penyisihan dengan tim tangguh asal Spanyol Valencia, dan dua tim yang levelnya dibawah mereka yakni BATE Borisov dan juga wakil dari Liga Prancis Losc Lille. Dengan mudah Bayern berhasil lolos dalam grup yang terbilang mudah ini sebagai Juara Grup.

Di babak 16 Besar, Bayern harus terlibat bentrok dengan tim tangguh asal Liga Primer Inggris Arsenal dalam fase ini, Bayern diuntungkan dengn kemenangan 1-3 di Leg Pertama saat bermain dikandang Arsenal karena mereka di Leg kedua hamper saja tersingkir setelah ditumbangkan oleh Meriam London tersebut dengan skor 0-2 di Allianz Arena.

 Selanjutnya, di fase Perempat Final, Bayern kembali dihadapkan oleh lawan yang tak kalah tangguh yakni JUara Seri A Italia Juventus, Namun Bayern nampaknya memperoleh kemudahan setiap pertemuannya dengan JUventus, mereka dnegan mudah mampu memetik kemenangan atas Si Nyonya tua tersebut dengan skor agreat 5-0.

DI laga Semifinal LAwan terberat harus dihadapi mereka kala dalam laga ini mereka dihadang tim terbaik Eropa saat ini Barcelona, Diprediksi akan keok dalam laga ini Namun Bayern Justru tampil beringas dan mematahkan prediksi semua pengamat setelah di Allianz Arena mereka unggul 4-0 dan berhasil membungkam Barca di Nou Camp dengan skor telak 0-3. Dengan hasil inilah Bayern layak jadi unggulan Juara di partai Final nanti.